٢١

dan mengabaikan (kehidupan) akhirat.

Indonesian Islamic affairs ministry

٢٢
Wajah-wajah (orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.

Indonesian Islamic affairs ministry

٢٣
Memandang Tuhannya.

Indonesian Islamic affairs ministry

٢٤
Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,

Indonesian Islamic affairs ministry

٢٥
mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang sangat dahsyat.

Indonesian Islamic affairs ministry

٢٦
Tidak! Apabila (nyawa) telah sampai ke kerongkongan,

Indonesian Islamic affairs ministry

٢٧
dan dikatakan (kepadanya), "Siapa yang dapat menyembuhkan?"

Indonesian Islamic affairs ministry

٢٨
dan dia yakin bahwa itulah waktu perpisahan (dengan dunia),

Indonesian Islamic affairs ministry

٢٩
dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan),1

Indonesian Islamic affairs ministry

٣٠
kepada Tuhanmu lah pada hari itu kamu dihalau.

Indonesian Islamic affairs ministry

Notes placeholders